Kalori Telur bebek alabio
1 butir telur bebek alabio (55 g) mengandung sekitar 103 kkal, dengan 6,5 g protein, 1,7 g karbohidrat, dan 7,8 g lemak. Per 100 gram, telur bebek alabio mengandung 187 kkal.
Sumber: Tabel Komposisi Pangan Indonesia (TKPI), Kementerian Kesehatan RI, kode HR005. Diperbarui 14 Oktober 2026.
Kalori / 100 g
187kkal
Protein / 100 g
11,8g
Karbohidrat / 100 g
3g
Lemak / 100 g
14,2g
Kalori per porsi
| Porsi | Berat | Kalori | Protein |
|---|---|---|---|
| 1 butir(perkiraan) | 55 g | 103 kkal | 6,5 g |
Porsi bertanda (perkiraan) adalah perkiraan berat kami, bukan dari TKPI.
Dari mana kalorinya
Dari kalori makronya, sekitar 6% berasal dari karbohidrat, 25% dari protein, dan 68% dari lemak.
Pertanyaan tentang telur bebek alabio
- Berapa kalori Telur bebek alabio per 100 gram?
- Telur bebek alabio mengandung 187 kkal per 100 gram, dengan 11,8 g protein, 3 g karbohidrat, dan 14,2 g lemak (TKPI Kemenkes, kode HR005).
- Berapa kalori 1 butir telur bebek alabio?
- 1 butir telur bebek alabio kira-kira 55 gram, atau sekitar 103 kkal dengan 6,5 g protein. Berat porsi ini perkiraan; porsi di rumahmu bisa berbeda.
- Kenapa kalori Telur bebek alabio bisa berbeda-beda?
- Angka TKPI adalah rata-rata untuk resep dan bahan tertentu. Ukuran porsi, banyaknya minyak atau santan, dan bahan tambahan seperti gula atau kerupuk bisa membuat kalori sebenarnya lebih tinggi atau lebih rendah.
- Bagaimana mencatat Telur bebek alabio di Pantau Kalori?
- Ketik “telur bebek alabio” di Cari makanan, pilih porsinya, lalu tambahkan. Bisa juga memotret piringmu: AI memperkirakan isinya per komponen, dan kamu tinggal mengoreksi kalau ada yang meleset.
Catat telur bebek alabio dalam hitungan detik
Pantau Kalori menghitung kalori dari foto piringmu, dibuat untuk makanan Indonesia.
Bahan & umbi
Data gizi: Tabel Komposisi Pangan Indonesia (TKPI), Kementerian Kesehatan RI (Telur bebek alabio, segar). Bukan merupakan dukungan atau kerja sama dengan Kemenkes. Angka adalah rata-rata dan bisa berbeda dengan makananmu. Pantau Kalori adalah alat pencatat, bukan alat medis.
