Kalori Pempek kelesan
1 potong pempek kelesan (50 g) mengandung sekitar 106 kkal, dengan 6,2 g protein, 13,3 g karbohidrat, dan 3,1 g lemak. Per 100 gram, pempek kelesan mengandung 211 kkal.
Sumber: Tabel Komposisi Pangan Indonesia (TKPI), Kementerian Kesehatan RI, kode GP080. Diperbarui 14 Oktober 2026.
Kalori / 100 g
211kkal
Protein / 100 g
12,3g
Karbohidrat / 100 g
26,6g
Lemak / 100 g
6,1g
Kalori per porsi
| Porsi | Berat | Kalori | Protein |
|---|---|---|---|
| 1 potong(perkiraan) | 50 g | 106 kkal | 6,2 g |
Porsi bertanda (perkiraan) adalah perkiraan berat kami, bukan dari TKPI.
Dari mana kalorinya
Dari kalori makronya, sekitar 51% berasal dari karbohidrat, 23% dari protein, dan 26% dari lemak, dengan 0,4 g serat per 100 g.
Pertanyaan tentang pempek kelesan
- Berapa kalori Pempek kelesan per 100 gram?
- Pempek kelesan mengandung 211 kkal per 100 gram, dengan 12,3 g protein, 26,6 g karbohidrat, dan 6,1 g lemak (TKPI Kemenkes, kode GP080).
- Berapa kalori 1 potong pempek kelesan?
- 1 potong pempek kelesan kira-kira 50 gram, atau sekitar 106 kkal dengan 6,2 g protein. Berat porsi ini perkiraan; porsi di rumahmu bisa berbeda.
- Kenapa kalori Pempek kelesan bisa berbeda-beda?
- Angka TKPI adalah rata-rata untuk resep dan bahan tertentu. Ukuran porsi, banyaknya minyak atau santan, dan bahan tambahan seperti gula atau kerupuk bisa membuat kalori sebenarnya lebih tinggi atau lebih rendah.
- Bagaimana mencatat Pempek kelesan di Pantau Kalori?
- Ketik “pempek kelesan” di Cari makanan, pilih porsinya, lalu tambahkan. Bisa juga memotret piringmu: AI memperkirakan isinya per komponen, dan kamu tinggal mengoreksi kalau ada yang meleset.
Catat pempek kelesan dalam hitungan detik
Pantau Kalori menghitung kalori dari foto piringmu, dibuat untuk makanan Indonesia.
Lauk: ayam, ikan, telur, tahu & tempe
Data gizi: Tabel Komposisi Pangan Indonesia (TKPI), Kementerian Kesehatan RI (Pempek kelesan). Bukan merupakan dukungan atau kerja sama dengan Kemenkes. Angka adalah rata-rata dan bisa berbeda dengan makananmu. Pantau Kalori adalah alat pencatat, bukan alat medis.
