Kalori Ayam goreng pasundan, dada
1 potong ayam goreng pasundan, dada (50 g) mengandung sekitar 123 kkal, dengan 19 g protein, 0,4 g karbohidrat, dan 4,5 g lemak. Per 100 gram, ayam goreng pasundan, dada mengandung 246 kkal.
Sumber: Tabel Komposisi Pangan Indonesia (TKPI), Kementerian Kesehatan RI, kode FP029. Diperbarui 14 Oktober 2026.
Kalori / 100 g
246kkal
Protein / 100 g
37,9g
Karbohidrat / 100 g
0,7g
Lemak / 100 g
9g
Kalori per porsi
| Porsi | Berat | Kalori | Protein |
|---|---|---|---|
| 1 potong(perkiraan) | 50 g | 123 kkal | 19 g |
Porsi bertanda (perkiraan) adalah perkiraan berat kami, bukan dari TKPI.
Dari mana kalorinya
Dari kalori makronya, sekitar 1% berasal dari karbohidrat, 64% dari protein, dan 34% dari lemak.
Pertanyaan tentang ayam goreng pasundan, dada
- Berapa kalori Ayam goreng pasundan, dada per 100 gram?
- Ayam goreng pasundan, dada mengandung 246 kkal per 100 gram, dengan 37,9 g protein, 0,7 g karbohidrat, dan 9 g lemak (TKPI Kemenkes, kode FP029).
- Berapa kalori 1 potong ayam goreng pasundan, dada?
- 1 potong ayam goreng pasundan, dada kira-kira 50 gram, atau sekitar 123 kkal dengan 19 g protein. Berat porsi ini perkiraan; porsi di rumahmu bisa berbeda.
- Kenapa kalori Ayam goreng pasundan, dada bisa berbeda-beda?
- Angka TKPI adalah rata-rata untuk resep dan bahan tertentu. Ukuran porsi, banyaknya minyak atau santan, dan bahan tambahan seperti gula atau kerupuk bisa membuat kalori sebenarnya lebih tinggi atau lebih rendah.
- Bagaimana mencatat Ayam goreng pasundan, dada di Pantau Kalori?
- Ketik “ayam goreng pasundan” di Cari makanan, pilih porsinya, lalu tambahkan. Bisa juga memotret piringmu: AI memperkirakan isinya per komponen, dan kamu tinggal mengoreksi kalau ada yang meleset.
Catat ayam goreng pasundan, dada dalam hitungan detik
Pantau Kalori menghitung kalori dari foto piringmu, dibuat untuk makanan Indonesia.
Lauk: ayam, ikan, telur, tahu & tempe
Data gizi: Tabel Komposisi Pangan Indonesia (TKPI), Kementerian Kesehatan RI (Ayam goreng pasundan, dada). Bukan merupakan dukungan atau kerja sama dengan Kemenkes. Angka adalah rata-rata dan bisa berbeda dengan makananmu. Pantau Kalori adalah alat pencatat, bukan alat medis.
